Belajar Bisnis di Dunia Maya

 

Syekh Puji datang ke Mapolwiltabes Semarang.

 

06/03/2009 18:14 – Pernikahan Dini

Liputan6.com, Semarang: Pemeriksaan Pujiono Cahyo Dwiyanto alias Syekh Puji di Kepolisian Wilayah Kota Besar Semarang, Jawa Tengah, Jumat (6/3), diwarnai bentrokan. Para wartawan terlibat cekcok dengan pengawal Syekh Puji. Beruntung polisi segera melerai.

Memang bak selebriti, pemilik pondok pesantren di Semarang ini datang ke Markas Polwiltabes Semarang dengan dikelilingi sejumlah pengawal. Puji diperiksa sebagai saksi terkait dengan kasus pernikahannya dengan bocah berusia 12 tahun bernama Lutvina Ulfa yang dinilai menyalahi Undang-undang Perkawinan dan Perlindungan Anak.

Menurut Undang-undang Perkawinan Tahun 1974, batas minimal usia pernikahan untuk seorang perempuan adalah 16 tahun. Pelanggar undang-undang ini bisa dikenai sanksi penjara dan denda.

Kemarin, Puji menggelar protes dengan menggelar spanduk-spanduk di pesantrennya. Dia juga mendirikan penjara nikah siri untuk menahan para lelaki yang melakukan nikah siri apabila dianggap bersalah. Pria ini juga menyiapkan empat brankas dana untuk demo apabila nanti ditahan polisi.(TOZ/Teguh Hadi Prayitno dan Kukuh Ary Wibowo)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: