Belajar Bisnis di Dunia Maya

JAKARTA, KOMPAS.com – Cari Jodoh merupakan lagu pop yang sederhana. Tapi, kata band Wali, ada satu kata yang menjadi senjata penakluk para pendengarnya. Kata apa ya?

Dalam sebulan saja, lagu Cari Jodoh, yang menjadi single pertama album baru Wali, yang berjudul sama, telah mencetak angka download Ring Back Tone (RBT) satu juta melalui semua provider yang menyediakan RBT lagu tersebut. Dengan angka itu, Wali–terdiri dari Fa’ang (vokal), Apoy (gitar), Ovie (keyboard), Nunu (bas), dan Tomi (drum)–pun meraih Ring Back Tone Award dengan hadiah beaya umroh.

Dalam Kompas.com Music Corner, Kamis lalu (4/6) di Plaza Atrium Segitiga Senen, dengan lagu-lagu mereka–Tetap Bertahan, Egokah Aku, Dik, Emang Dasar, dan, tentu saja, Cari Jodoh, mereka mampu membuat kira-kira dua ribu penonton tak meninggalkan pertunjukan mereka. Apalagi ketika mereka mendendangkan Cari Jodoh–para penonton segala umur tidak kuasa untuk tak ikut bernyanyi dan bergoyang.

Wali melihat ledakan Cari Jodoh terjadi karena lagu tersebut dicipta dari hati. Apoy mengatakan bahwa ia mencipta lagu itu tanpa lebih dulu membaca keinginan pasar, karena ia bukan jagoan bisnis. “Kami mengeluarkan single Cari Jodoh ini jujur apa adanya dari hati. Apapun yang berangkat dari hati akan masuk tepat pula ke hati,” ucap Apoy.

Walaupun demikian, dalam menulis lirik lagu itu, Apoy tetap berusaha menemukan kata yang bisa menjadi senjata untuk menaklukkan para pendengarnya. Kata “pengumuman”-lah yang dipilihnya. “Kata itu jarang dipakai dalam lirik lagu. Kami ambil kata itu karena lucu dan unik untuk didengar,” ungkapnya.

Wali menyuguhkan lagu-lagu sederhana dengan tujuan tertentu. Mereka tidak ingin menghasilkan karya musik saja. “Kami tidak sekadar menyanyi di depan masyarakat, tapi, filosofi kami, karya kami akan mempermudah hidup yang sulit,” tegas Apoy. “Buat apa kami bikin lirik susah, karena sekarang secara ekonomi hidup masyarakat juga sudah susah,” sambungnya.

Fa’ang sempat terkejut ketika pertama kali membaca lirik lagu Cari Jodoh, yang, menurutnya, berbeda dengan lirik lagu-lagu lain ciptaan Apoy selama ini. “Gila, Apoy nyiptain lagu yang liriknya lucu-lucuan,” ujar Fa’ang.

Namun, ketika lagu itu meledak, ia turut bersyukur. “Alhamdulillah, ternyata apa yang saya keluarin lewat suara bisa sampai ke masyarakat mulai dari orangtua sampai anak kecil,” tuturnya.

Album kedua Wali, Cari Jodoh, akan dirilis pada pertengahan Juni ini. Terang Apoy, album tersebut up-beat, sedangkan album pertama, Orang Bilang, down-beat. “Waktu album perdana, banyak dapat masukan, kok lagu-lagunya mellow banget sih, coba dong yang agak riang,” ungkapnya.

Sambungnya, produser eksekutif dari perusahaan rekaman yang mengontrak mereka pun mengarahkan untuk membaut album kedua yang up-beat. “Gimana kalau album kedua kita hajar yang up-beat? Akhirnya, setuju semua,” tambahnya. (C7-09/ATI)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: