Belajar Bisnis di Dunia Maya

Cara Setting Modem ADSL

Umumnya konfigurasi jaringan kantor kecil yang tersambung melalui ADSL relatif sederhana. Logika yang ada umumnya adalah sebagai berikut,
1. Router ADSL tersambung ke Internet melalui penyedia jasa ADSL. Router ADSL memperoleh IP address publik dari penyedia jasa ADSL.

2. Router ADSL tersambung ke LAN di kantor / WARNET dan menggunakan IP address private, seperti 192.168.x.x, atau 10.x.x.x.

3. Router ADSL mengaktifkan fasilitas DHCP untuk memberikan IP address automatis pada client yang berada di LAN yang tersambung ke router ADSL.
4. Router ADSL mengaktifkan fasilitas Network Address Translation (NAT) agar client di LAN dapat mengakses Internet melalui Router ADSL tanpa perlu memperoleh IP address publik.

Tidak banyak yang harus dilakukan pada konfigurasi peralatan yang berada di LAN. Untuk client PC umumnya kita cukup mengkonfigurasi agar memperoleh IP address secara automatis dari router ADSL.

Untuk aplikasi tingkat lanjut, misalnya, membuat server sendiri, baik itu Web, mail atau DNS server, ada baiknya kita menggunakan IP address private di LAN yang sifatnya statik jadi tidak secara automatis meminta pada DHCP server di Router ADSL.

Sebaiknya alokasi IP address DHCP yang dilakukan oleh DHCP server di router ADSL memberikan sedikit ruang, misalnya 5-10 host, agar dapat mengalokasikan IP address secara statik, jadi tidak semua IP address dialokasikan secara automatis ke client di LAN.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: