Belajar Bisnis di Dunia Maya

MEDAN, KOMPAS.com – Gubernur Sumatra Utara H Syamsul Arifin mengaku sangat terpukul dengan peristiwa terbakarnya tempat hiburan M-City di Jalan Gatot Subroto Medan, Jumat (4/12) malam, pukul 20.30 WIB, karena empat dari 20 korban tewas adalah ajudannya.

“Saya dan keluarga besar sangat terpukul. Saya kehilangan empat anak sekaligus,” ujar Syamsul ketika bertakziah ke rumah duka almarhum Fauziansyah Lubis di Dusun Simpang Pekan, Desa Selayang Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat, Sumut, Sabtu.

Fauziansyah Lubis yang akrab disapa Fauzi merupakan satu dari empat ajudan Syamsul Arifin yang tewas dalam peristiwa tersebut. Almarhum bahkan sudah ikut Syamsul Arifin sejak lima tahun silam, ketika Syamsul masih jadi Bupati Langkat.

Kepergian Fauzi tidak saja menyentakkan keluarga besar Syamsul, tetapi juga rekan-rekannya dan para pejabat di lingkungan Pemprov Sumut dan Pemkab Langkat. “Kemarin pagi (Jumat, 4/12) baru sama-sama balik dari Kalimantan Tengah, dan rencananya Sabtu siang tadi kami berangkat lagi ke Bandung. Tapi tidak semua rencana bisa terlaksana, karena Allah SWT berkehendak lain,” ujar Syamsul dengan suara serak.

Ia mengaku tidak pernah menyangka akan berpisah begitu cepat dengan ajudannya itu. “Jumat siangnya, saat pertemuan dengan Konsul AS di Gubernuran, saya lihat ia berpenampilan sedikit lain dari biasanya. Ia pakai batik, padahal saat itu ia sedang tidak tugas. Kok rapi kali anak ini,” kata Syamsul yang kemudian menghentikan kalimatnya karena menahan sedu-sedan.

“Jumat sore saya sempat kehilangan Fauzi. Setelah lima atau enam kali dipanggil, akhirnya diketahui bahwa ada teman mereka yang berulang tahun, yang kemudian berujung maut,” lanjutnya.

Ia mengatakan kepergian ke empat putranya itu bukan karena sebab apa-apa, tapi karena sudah sampai janji mereka dengan Allah SWT. “Jadi tak usalah disesalkan, tidak perlu pula kita berpikir macam-macam, karena saya kenal betul siapa mereka,” ujarnya.

Selain Fauzi, tiga pengawal pribadi Syamsul Arifin dari lingkungan aparat juga ikut tewas. Mereka adalah Serka M Rizal dan Sertu Agus Pramono Susanto, keduanya anggota TNI-AD Kodam I Bukit Barisan yang di-BKO-kan di Kodim Langkat, serta Briptu Deden Muhammad Mukti, anggota Brimob Polda Sumut.

Sebelumnya Syamsul Arifin beserta keluarga dan sejumlah pejabat Pemprov Sumut juga bertakziah ke rumah duka Sertu Agus Pramono Susanto di Jalan Brigjen Katamso, Kampung Baru, Medan dan disambut isak tangis istri dan keluarga almarhum. Demikian juga ketika Syamsul Arifin bertakziah ke rumah duka almarhum Serka M Rizal di Komplek
Perkampungan Kodam I Bukit Barisan di Jalan Sunggal.

Iklan

Comments on: "Anak Gubernur Sumut Mati Terbakar di Karoke M-City" (1)

  1. ………apabila kamu ditimpa musibah maka bersabarlah. sesungguhnya Allah bersama orang-orang bersabar…. sabar ya (uwak) pak gubernur… saya juga sangat kenal sekali dengan Bang Fauzi Lubis yang sangat menghargai dan mudah tersenyum kepada semua orang.
    Semoga Allah memberikan tempat mulia kepadanya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: