Belajar Bisnis di Dunia Maya

Posts tagged ‘aneh tapi nyata’

Anjing Aja Bisa Keliling Dunia

Seekor anjing yang notabene binatang yang dianggap rendah dan juga namanya selalu untuk memaki orang yang kita benci, ternyata dia lebih beruntung ketimbang manusia. Buktinya anjing ini sangat beruntung karena bisa keliling dunia.

Ini dia beritanya:

LONDON, INGGRIS — Oscar merupakan seekor anjing yang tidak lumrah. Tahun ini, Oscar mengeliling lima benua, singgah di 29 negara, dan berhenti di tempat-tempat terkenal, mulai dari Menara Eiffel di Perancis hingga Taj Mahal di India.

Kisah petualangan Oscar bermula dari Afrika Selatan. Joanne Lefson yang berdarah setengah Inggris dan setengah Afrika Selatan menyelamatkan Oscar dari sebuah kandang anjing di negara itu lima tahun lalu.

Mei tahun ini, mereka berdua memulai perjalanan panjang keliling dunia yang bertujuan untuk menginspirasi jutaan orang agar menyelamatkan anjing-anjing lain yang hidup liar di jalanan. Setelah melewati sungai-sungai penuh buaya, berjalan di Tembok Besar Cina, dan melarikan diri dari kejaran polisi Italia, Oscar akhirnya menyelesaikan turnya pada minggu lalu. Mereka menutup turnya di patung Yesus Sang Penebus yang terkenal di Rio, Brasil.

Perjalanan Oscar selama enam bulan dengan biaya 25.000 poundsterling atau sekitar Rp 3,7 miliar yang didanai Joanne dengan menjual rumahnya itu juga menyinggahi 15.000 tempat penampungan anjing yang menakjubkan dan lebih dari 50 pusat penyelamatan binatang. Joanne mengatakan, “Saya menjual rumah untuk mendanai perjalanan ini, tetapi proyek ini bukan persoalan uang, ini berkaitan dengan pesan (yang hendak disampaikan). Oscar dan saya akan melakukannya lagi. Teman dan keluarga saya mengatakan, saya orang gila. Namun, dengan mengatakan demikian, mereka tahu betapa saya punya hasrat kuat tentang adopsi. Mereka tahu bahwa saya akan melakukan apa pun untuk menolong binatang keluar dari tempat penampungan dan mendapatkan tempat yang layak.”
Sumber:www.kompas.com

Iklan

Ada Yesus di Dasar Seterika Coady?

METHUEN, KOMPAS.com — Seorang perempuan di Massachusetts, AS, yang baru saja pisah ranjang dengan suami mengaku mendapati sosok wajah seseorang yang dia perkirakan sebagai Yesus Kristus di dasar seterikaannya.

Mary Jo Coady pertama kali melihat sosok itu pada Minggu (22/11) ketika memasuki kamar putrinya. Noda coklat pada dasar seterikaannya menyerupai sosok pria berambut panjang.

Coady yang berumur 44 tahun dibesarkan sebagai penganut Katolik. Ia dan kedua putrinya yang berumur kisaran 20 tahun setuju bahwa sosok itu mirip Yesus, dan itu merupakan bukti bahwa “Dia mendengar”.

Coady membeberkan ceritanya pada media dengan harapan bahwa hal ini bisa memulihkan harapan bagi orang banyak semasa liburan (Thanksgiving dan menjelang Natal) ini. Ia pun berencana menyimpan seterikaan itu di lemari, dan membeli yang baru untuk dipakai sehari-hari.

Heboh Ada Sapi Berkepala 2

Warga Pasuruan, Jawa Timur, digegerkan dengan munculnya berita kelahiran seekor sapi dengan kondisi tidak wajar di Dusun Klebuk Desa Coban Joyo Kejayan, Pasuruan. Sapi berjenis kelamin betina ini memiliki 2 kepala dan bermata 4.

Sapi milik Mursilam, 35, itu lahir Sabtu (6/6) sekitar pukul 10.30 WIB. Kondisi fisik yang tidak wajar ini langsung menarik perhatian warga dan wartawan dari media cetak dan elektronik di Pasuruan. Seluruh warga berebut ingin menyaksikan sekaligus mengabadikan peristiwa langka tersebut.

“Saya dan istri saya membantu proses kelahirannya sejak pukul 7 pagi. Namun, baru berhasil keluar setengah sebelas. Saya sempat heran kok lama sekali,” jelas Mursilam.

Meski lahir dengan kondisi yang tidak normal, anak sapi ini dalam keadaan sehat. Bahkan untuk menjaga staminanya, Mursilam memberinya susu dari induknya dengan cara memerasnya dan memasukkannya dalam botol.

Sementara itu, warga yang tertarik melihat peristiwa ini bisa melihatnya dari dekat dan memegang sapi aneh tersebut. Pasalnya, sang pemilik dan masyarakat sekitar memberikan keleluasan bagi pengunjung yang hadir. [beritajatim/bar]sapi2kepala

Ajaib, Pelor Bulat Itu Kini Jadi Lonjong

Ilustrasi tembak

Kejadian aneh dan nyata, sebetulnya aneh atau tdaknya suatu peristiwa dipandang dari pola pikir kita yang kadang juga aneh dan tidak logis. Keanehan dan ketidaklogisan ini adlah suatu kata atau istilah yang membatasi pencapaian pola pikir seseorang. sesuatu yang aneh bagi orang kebanyakan menjadi tidak aneh bagi ilmuwan dan sebagainya. Jadi aneh atau tidaknya tergantung sampai dimana anda sanggup memikirkannya…..

BANYUMAS – Ribuan orang dari berbagai daerah mengikuti prosesi penjamasan (penyucian) pusaka peninggalan Sunan Amangkurat I yang tersimpan di Langgar Jimat Kalisalak, Desa Kalisalak, Kecamatan Kebasen, Kabupaten Banyumas, Selasa (10/3).
     
Jamasan pusaka peninggalan Sunan Amangkurat I yang merupakan ritual tahunan dalam rangkaian Peringatan Nabi Muhammad SAW, memiliki daya tarik tersendiri bagi masyarakat. Tidak hanya dari prosesinya tetapi juga keanehan yang muncul pascaprosesi.
    
Keanehan-keanehan tersebut diyakini masyarakat sebagai perlambang atau ramalan yang bakal terjadi dalam kurun waktu satu tahun ke depan.
     
Seorang warga Kecamatan Sampang, Kabupaten Cilacap, Slamet mengaku rutin mengikuti ritual jamasan untuk sekadar melihat keanehan yang muncul.
     
“Dalam jamasan tahun 2008, mata uang Belanda yang tersimpan dalam langgar ternyata menghilang, sedangkan mata uang lainnya tampak kusam. Padahal saat jamasan 2007, tampak berkilau,” katanya.
     
Menurut Slamet, setelah dikaitkan dengan kondisi saat ini, ternyata keanehan yang muncul saat itu sebagai perlambang terjadinya krisis finansial global.
     
Ia mengatakan, keanehan-keanehan lain sering kali muncul dalam jamasan tahun-tahun sebelumnya dan sering kali berkaitan dengan sesuatu peristiwa yang terjadi pada tahun berikutnya.
     
Mengenai keanehan yang muncul tersebut, menurut Ketua Panitia Jamasan Langgar Jimat Kalisalak, Ilham Triyono, biasanya terlihat dari jumlah maupun tampilan dari benda pusaka yang dijamas.
     
Selain itu, kata Ilham Triyono , mata uang Hindia Belanda yang tahun lalu ada, pada penjamasan kali ini menghilang dan mata uang lainnya yang tahun lalu tampak berkilau, kali ini tampak kusam.
     
“Pada tahun 1976 terdapat 73 jenis jimat, tahun 2005 menjadi 74 jenis karena kemunculan keropak bertuliskan huruf Jawa. Namun pada tahun 2006, kembali menjadi 73 jenis karena keropak tersebut menghilang dan tahun 2007 jumlahnya 74 jenis lagi karena munculnya sebuah batu granit,” katanya.
     
Prosesi penjamasan tersebut diawali dengan dengan mengeluarkan benda-benda pusaka yang dibungkus dengan kain (kantong) dari dalam langgar atau surau kecil dipimpin juru kunci.
     
Seluruh benda terutama yang terbuat dari logam dicuci menggunakan air jeruk bayi. Setelah selesai dijamas, seluruh pusaka dimasukkan ke dalam kantongnya yang baru.
     
Sementara itu, dalam penghitungan benda-benda tersebut terdapat beberapa perubahan antara lain berupa bentuk, warna, dan jumlah.
     
Salah satu benda yang berubah bentuk yakni pelor (peluru). Saat penjamasan 2008 berbentuk bulat, sekarang menjadi lonjong.
     
Selain itu tempat benda-benda tersebut yang dikenal dengan sebutan piti, dalam jamasan kali ini tampak lebih baru. Bahkan, ada satu piti yang anyaman bambunya lebih besar padahal belum pernah diganti.
     
Benda lainnya yang berubah tampilan yakni wungkal (pengasah pisau) yang sebelumya tampak kusam, kini menjadi berkilau.
     
Sementara mata uang kuno yang semula berjumlah 58 keping dan diikat, kini hanya 49 keping tanpa ada yang terikat.
     
Selain benda-benda tersebut, sejumlah benda lainnya juga mengalami perubahan bentuk dan jumlah antara lain tulisan dalam keropak daun lontar, kitab bertuliskan huruf Arab, dan alat musik terbang.
     
“Perubahan ini bukanlah ramalan. Silakan ditafsirkan sendiri maknanya,” kata Ilham.
     
Sementara itu Kepala Desa Kalisalak, Bambang Setiadi menafsirkan, perubahan tersebut sebagai perlambang dampak krisis finansial global masih terasa.

Awan Tag