Belajar Bisnis di Dunia Maya

Posts tagged ‘kasus’

“Oknum Polisi” Ancam Keselamatan Pegawai BUMN

hehehe tak abis – abis kelakuan "oknum Polisi"… Memang polisi itu kerjanya ya menangani jasus, kalo gak aa kasus ya dibuat kasuslah. Kalo kasus habis ya gak ada polisi donk.
Ini ada berita "oknumk polisi" yang mengancam seorang pegawai BUMN di kota Medan yang saya kutip dari harian posmetro Medan.

MEDAN-ERICA Diana Simarmata (49) bertetangga dengan anggota polisi berinisial Bripka JO. Tapi, sejak Jumat lalu warga Jl. Turi, Gg. Kedondong, Kel. Timbang Deli, Medan, ini resah. Sebab, JO mengancam keselamatan keluarganya. Takut dengan ancaman itu, dia pun buat laporan ke unit P3D Poltabes Medan.

“Saya orang lama di kampung ini. Saya tak menjamin keselamatan keluargamu,” ungkap Erica mengulang ancaman JO, kemarin (9/11). Menurut Erica, kalimat itu dilontarkan JO saat dirinya baru sampai di rumahnya. “Saya dituduhnya melaporkan pada istrinya, kalau dia sedang berada di rumah orangtuanya. Mendengar itu saja saya binggung, karena saya pun baru pulang,” sambung Erica.

Erica menampik tuduhan itu. Sebab, pegawai salah satu BUMN di Medan ini tak mengerti. Namun JO tetap emosi, malah dia memukul dinding teras rumah Erica. Perlakuan JO membuat Erica resah. Selanjutnya, dia menghubungi suaminya. Dan, setelah berembuk dengan keluarganya yang lain, Sabtu (7/11) lalu Erica melaporkan JO dengan No. Pol:STPL/38/XI/2009/P3D. “Kami mengutamakan jalur hukum saja. Karena ancaman itu sangat menggangu rasa keamanan masyarakat,” tutupnya. (johan)

Iklan

Aliran Sesat Asal Israel Resahkan Warga

sekte asal israel

TULUNGAGUNG- Sejumlah warga Desa Ringinpitu, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, diidentifikasi sebagai penganut aliran keyakinan bernama Baha’i.
Dengan sebuah Kitab Suci Akhdas yang berkiblat di Gunung Caramel, Israel, para pengikut ajaran ini meyakini Baha’i sebagai agama yang setara dengan agama yang disahkan pemerintah.
Untuk itu, sebagian pengikut ritual ini meminta pemerintah desa memasukkan nama Baha’i dalam Kartu Tanda Penduduk. Bahkan mereka juga berani membuat surat nikah sendiri untuk semua pengikut ajaranya.
Menurut keterangan Sekretaris MUI Kabupaten Tulungagung, Abu Sofyan Firojuddin, keberadaan kaum Baha’i ini telah meresahkan warga sekitarnya. Sebagian warga meminta pemerintah untuk melakukan penertiban.
“Sejauh ini kami memang mendapat laporan dari warga tentang aliran Baha’i. Namun kami belum bisa memastikan ajaran mereka sesat,” ujar Sofyan kepada wartawan.
Sebuah ajaran, kata Sofyan, bisa dikatakan sesat bila substansinya telah menistakan agama resmi yang diakui pemerintah. (Solichan Arif/Koran SI) (ful)

Awan Tag