Belajar Bisnis di Dunia Maya

Posts tagged ‘korupsi’

Haah… Mark Zackerberg Pemilik Facebook Tidur di Lantai Gara2 Bangkrut???


Situs jejaring sosial paling top saat ini, Facebook, bangkrut? Sang pendiri, Mark Zackerberg pun tinggal di apartemen sewaan dan tidur tanpa ranjang alias kasurnya hanya diletakan di lantai? Di apartemennya itu, selain kasur yang diletakan di lantai, ada sebuah meja dan kursi. Tidak ada barang mewah layaknya apartemen seorang milyarder.

Tidak! Facebook tidak bangkrut dan Mark tidak jatuh miskin. Facebook tetap meraup keuntungan miliaran dolar. Mark tetap seorang milyarder muda berusia 24 tahun. Ini hanya sikap sederhana Mark Zackerberg yang tidak berubah sejak masih kuliah di Harvard.

Di tengah kepopuleran dan kekayaannya yang melimpah, Mark ternyata tetap hidup sederhana. Begitu juga ketika pergi kantornya di Palo Alto, Mark Zackerberg kerap berjalan kaki atau mengendarai sepeda. Kalau tidak mengenalnya, mungkin tak akan menyangka, bahwa orang ini adalah seorang milyarder yang menciptakan Facebook. Penampilannya masih saja layaknya kebanyakan mahasiswa. Memakai kaos dan celana jeans.

Berdasarkan laporan Forbes, Mark Zackerberg tercatat sebagai milyarder termuda, yang kekayaannya didapat dari hasil usaha sendiri dan bukan karena warisan orangtua. Kekayaannya ditaksir sekitar $1,5 miliar dolar Amerika! Ia pun masuk jajaran 400 orang terkaya di dunia versi Forbes.

Facebook sendiri sampai sekarang diperkiran telah menjaring 150 juta pendaftar dari seluruh dunia. Sedangkan jumlah pengguna aktifnya mencapi 20 juta orang, dan sudah diterjemahkan ke dalam 15 bahasa. Kemungkinan akan ditambah lagi 60 bahasa yang sekarang masih sedang diproses.

Sikap sederhana Mark Zackerberg patut kita tiru. Meski sudah menjadi orang kaya raya, tetapi tetap bersahaja. Tidak foya-foya menghambur-hamburkan uang kayak anak-anak pejabat di sini yang sok angkuh dan kemana-mana naik mobil mewah yang dibeli dari uang korupsi….

Iklan

Inilah Klarifikasi Aliran Dana Bank Century

JAKARTA, KOMPAS.com — Sebanyak Rp 4,02 triliun atau 59 persen dari dana Penyertaan Modal Sementara sebesar Rp 6,76 triliun yang dikucurkan Lembaga Penjamin Simpanan kepada Bank Century digunakan untuk membayar kewajiban bank kepada 8.577 nasabah penyimpan.

Selanjutnya, sebesar Rp 2,25 triliun atau 33 persen berupa aset Bank Century dalam bentuk SUN/SBI, dan sisanya sebesar Rp 490 miliar atau 8 persen digunakan untuk membayar pinjaman antarbank, FPJP, dan lainnya.

Demikian disampaikan Direktur Treasury Bank Mutiara Ahmad Fadjar bersama sejumlah Direktur LPS dalam jumpa pers mengenai penggunaan dana LPS di Kantor LPS, Jakarta, Selasa (1/12).

“Dari 8.577 nasabah yang menarik simpanannya, sebanyak 7.770 atau 91 persen merupakan nasabah perorangan dan sebanyak 807 atau 9 persen merupakan nasabah BUMN/ korporat. Jumlah pembayaran pada nasabah perorangan sebesar Rp 3,2 triliun atau 81 persen dari total penarikan simpanan,” jelas Ahmad.

Ia memaparkan, sebanyak 96 persen penarikan dilakukan oleh nasabah dengan nilai kurang dari Rp 2 miliar, sedangkan sebanyak 328 nasabah atau 4 persen dilakukan nasabah yang memiliki dana lebih dari Rp 2 miliar. Rata-rata penarikan sebesar Rp 5,6 miliar per nasabah.

Dalam kesempatan itu, Ahmad menyatakan tidak ada pembayaran dari LPS ataupun Bank Century kepada “pihak-pihak tertentu” yang selama ini disebut-sebut menerima sebagian dana talangan itu.
Sumber:Kompas.com

Awan Tag